CHAT Via WhatsApp

Artikel

diposkan pada : 07-01-2021 10:51:01

Lantai bangunan harus dibuat sekuat mungkin karena ditimpa barang setiap hari dan diinjak-injak oleh penghuninya. Kalau kekuatannya sudah terjamin, maka langkah berikutnya adalah mempercantik tampilan lantai dengan menutup atau memberi lapisan. Ada banyak material yang bisa digunakan untuk menutup permukaan lantai. Di antaranya lantai keramik, kayu, beton, hingga karpet vinyl.

Karpet vinyl adalah bahan penutup permukaan lantai yang terbuat dari bahan PVC dan pasir putih. Hasilnya terciptalah material yang memiliki daya lentur baik dan nyaman dipijak kaki telanjang. Tapi sebelum kamu membeli karpet vinyl untuk menghias lantai hunian, ada baiknya pahami dulu seperti apa kelebihan dan kekurangannya berikut ini!

1. Karpet vinyl awet

Karpet vinyl ukurannya cukup tipis namun memiliki kekuatan yang sangat baik, menurut para produsen karpet ini bisa bertahan selama 20 hingga 25 tahun. Salah satu faktor keawetannya ini adalah campuran bahan kimia yang digunakan. Karpet vinyl juga kebal terhadap pergantian cuaca seperti paparan sinar matahari berlebih dan cipratan air hujan. Oleh karenanya, material ini cocok digunakan di luar ruangan.

2. Tekstur karpet vinyl nyaman dipijak

Saat berada di dalam hunian, kebanyakkan orang akan melepas alas kakinya. Tekstur karpet vinyl ini termasuk nyaman untuk dipijak kaki telanjang karena lebih halus dibandingkan dengan material lantai parket. Kenyamanan ini didapat dari lapisan bawah karpet vinyl yang mengandung busa.

3. Karpet vinyl tersedia dalam aneka warna dan motif

Faktor lainnya yang membuat karpet vinyl populer adalah keragaman warnanya. Dengan demikian, para pemilik hunian bisa menyesuaikan warna karpet dengan konsep interior secara keseluruhan. Begitu pula untuk motifnya yang tersedia dalam motif kayu dan batu alam. Karpet vinyil ini juga cocok digunakan pada banyak interior seperti minimalis, modern, kontemporer, Skandinavia, dan interior vintage.

4. Cara pemasangan dan perawatan karpet vinyl cukup mudah

Cara memasangan karpet vinyl ini cukup mudah, kamu hanya perlu merekatkannya ke permukaan lantai yang sudah dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu. Tidak melulu di atas semen atau plesteran, karpet vinyl juga bisa dipasang di atas keramik. Sangat tepat bagi kamu yang ingin mengubah suasana di dalam rumah tanpa perlu merombak interior secara besar-besaran.

Untuk urusan perawatan pun tidak kalah mudahnya karena karpet vinyl cukup disapu dan dipel secara rutin. Material vinyl ini tidak menyerap air dan anti noda. Jika sewaktu-waktu kena tumpahan kopi, cukup dilap saja. Kalau misalnya material ini sobek atau mengalami kerusakan, kamu bisa dengan mudah menambalnya tanpa perlu membongkar seluruh bagian.

5. Karpet vinyl mengandung PVC yang sedikit berbahaya

Karpet vinyl dibuat dengan bahan PVC yang mengandung zat VOC ke udara. Hasilnya kualitas udara di dalam ruangan akan tercemar dan lama kelamaan bisa membahayakan kesehatan penghuninya. Meski demikian, kamu tidak perlu khawatir karena produsen karpet vinyl sekarang sudah mulai mengurangi kadar PVC tanpa mengurangi kualitas vinyl.

6. Karpet vinyl mudah rusak terhadap benda tajam

Meski karpet vinyl tahan terhadap pergantian cuaca dan dipijak berlama-lama, sayangnya ia tidak kuat terhadap goresan benda tajam. Oleh karena itu, ketika memindahkan barang harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan karpet vinyl. Begitu juga saat menggunakan heels yang berujung tajam, ingatlah untuk melepaskannya sebelum menginjak karpet vinyl.

Jika kamu sudah paham dengan kelebihan dan kekurangan yang sudah dijelaskan tadi, sekarang saatnya mempertimbangkan apakah karpet vinyl cocok untuk kebutuhan para penghuni. Pakai atau tidak ya?